Sejak ibunya meninggal dalam kebakaran, Terrence mengasingkan diri dalam dunia tanpa emosi.
Ia menjalani kehidupan remajanya sehari-hari dengan apatis… kecuali satu hal! Melihat nyala api saja sudah membuatnya terjerumus ke dalam dunia ketakutan, versi nyata dari mimpi buruknya – karena setiap kali ia tertidur, ia tanpa daya mengingat kembali peristiwa tragis itu, sehingga membangkitkan kembali fobia apinya. Hingga suatu malam ia tak tahan lagi dan berhenti lari dari api yang mengerikan itu. Ia tidak menyadari bahwa dengan melakukan itu, ia telah mengatasi ketakutan terbesarnya dan menjadi seorang Pengembara: seorang Pemimpi yang sangat istimewa, mampu menjelajahi Alam Mimpi, dimensi yang lahir dari mimpi… dan mimpi buruk umat manusia!















